Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.(wikipedia).
Filsafat Ketuhanan adalah pemikiran tentang Tuhan dengan pendekatan akal budi, maka dipakai pendekatan yang disebut filosofis.(wikipedia).
Kehidupan (bdk. biota) adalah ciri yang membedakan objek yang memiliki isyarat dan proses penopang diri (organisme hidup) dengan objek yang tidak memilikinya,[1][2] baik karena fungsi-fungsi tersebut telah mati atau karena mereka tidak memiliki fungsi tersebut dan diklasifikasikan sebagai benda mati.(wikipedia).
ironi : Kenyataan dalam kehidupan, kita tidak bisa hidup tanpa uang dan ketika uang tidak bisa di usahakan, kita hanya bisa berdoa. Ketika doa pun tak merubah keadan, yang terjadi tingkat kemanusiaan antar sesama menurun, persaingan sesama manusia meningkat dan tujuan dari kehidupan lepas dari definisi awal dan Uang menjadi segalanya untuk melanjutkan kehidupan serta menjadikan uang sebagai Tuhan keduniaan.
Yang seperti ini di katakan "Sukses" dan "maju".
Jangan pernah bilang "sukses" jika belum punya 10 apartemen atau menjadi Pemodal besar sebuah hasil alam, yang pastinya pendapatan(uang) di dalam begitu banyak bahkan sampai berhamburan serta berserakan.
Jangan pernah bilang "maju" jika setiap tahun garis kurva income anda tidak terus ke atas, sampai seperti tangga melewati lapis langit 7.
Wajarlah, sering terjadi banjir, gempa, kerusakan alam dan lain-lain, cara menggapai kehidupan kalian seperti itu. Sukses kalian membentuk bom atum, exploitasi alam yang berlebihan tanpa perbaikan dan yang di capai hanya UANG!!
Kemiskinan bukanya makin menurun karena ada ketersediaan lowongan, kepercayaan antar sesama sudah hilang, legalitas semakin penting dan sudah tidak ada EQUALITY!!! Cara maju saja sudah terus keatas bukan ke depan lagi, bagaimana bisa mau melihat kemiskinan yang berada di bawah????!!!!!
Ini yang dinamakan manusia berakal?? pintar?? hebat dalam kehidupan?? sudah senang tak terbatasi oleh ketuhanan, sudah senang mengakali sesama, sudah senang nge-pintari sesama dan sudah senang membodohi dirinya dan diri sendiri.
Tolak ukur orang sukses kini menjadi, barang siapa yang bisa mendapatkan uang paling banyak dan kebutuhan eksklusif terpenuhi maka di sebut SUKSES. Hadirlah hal yang membedakan status sosial, si miskin dan si kaya padahal mereka sama-sama manusianya, si miskin menjelekan si kaya dan si kaya tidak mau tahu si miskin. Kehidupan di kapitalis, individualisme semakin kuat dan sosialisme sesama hidup di dunia sedikit demi sedikit lenyap.
Memang bisa menjalani kehidupan di dunia seperti itu??? tidak lama, dunia ini siap meledak di ubun-ubun. hahahahahahahahahah :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar